Menciptakan Jiwa Entrepenuer Melalui Olah Sampah

SMPK 7 PENABUR Jakarta melaksanakan kegiatan 3R yang bertujuan menciptakan jiwa entrepenuer di kalangan anak-anak (Senin,10/9/2018). Kegiatan 3R diikuti oleh anak-anak kelas 8 SMPK 7 PENABUR Jakarta. Kegiatan 3R adalah salah satu agenda tahunan yang dicanangkan oleh SMPK 7 PENABUR Jakarta. Kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan jiwa entrepenuer di kalangan anak-anak kelas 8.

Dalam kegiatan ini, SMPK 7 PENABUR Jakarta bekerja sama dengan komunitas My Darling (Masyarakat Sadar Lingkungan). Salah satu komunitas yang cukup dikenal masyarakat, khususnya di Jakarta. Komunitas My Darling gencar sekali mengajak masyarakat untuk tidak sekadar membuang sampah, tetapi memilah sampah tersebut untuk dijadikan sebagai barang bernilai ekonomis.

Bertempat di lapangan bagian dalam komplek sekolah, kegiatan ini dibuka oleh Ibu Ruth I. Mahayati, S.Pd., M.M. selaku Kepala SMPK 7 PENABUR Jakarta. Beliau berpesan agar anak-anak tidak hanya sekadar belajar hari ini, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan 3R berlangsung cukup meriah. Anak-anak dibekali beberapa keterampilan dalam mengolah sampah. Dalam kegiatan ini, anak-anak dibagi menjadi 5 kelompok. 5 kelompok ini nantinya akan membuat kerajinan yang bernilai ekonomis dengan bahan dasar yang berbeda-beda. Bahan dasar yang digunakan dalam membuat kerajinan tangan di antaranya tutup botol, koran bekas, kantong plastik, dan bungkus kopi.

Didampingi instruktur, setiap kelompok membuat kerajinan sesuai dengan arahan yang diberikan. Kelompok 1 dan 2 membuat kerajinan berbahan dasar koran bekas. Koran bekas tersebut diolah untuk dijadikan tempat pensil. Berbeda dengan kelompok 1 dan 2, kelompok 3 dan 4 membuat kerajinan  berbahan dasar kantong plastik. Kantong palstik tersebut kemudian diolah untuk dijadikan bunga hias dan gelang plastik. Kelompok 5 mengolah tutup botol untuk dijadikan sebagai tempat sampah.

Kegiatan 3R ini diharapkan dapat lebih menyadarkan anak-anak tentang pentingnya menjaga lingkungan dengan mengolah sampah. Anak-anak tidak hanya diminta untuk paham tentang ilmu mengolah sampah, tetapi juga dapat mengaplikasikan ilmu tersebut menjadi barang yang bernilai ekonomis. Selain dapat mengurangi populasi sampah, anak-anak bisa mendapatkan uang jajan tambahan melalui kegiatan 3R ini.

 

Oleh : Fx Dalu Pradhah Prasaja (Guru Bhs.Indonesia)