Kegiatan Widyawisata Kelas 7

Pada hari Kamis, 11 Januari 2018, seluruh siswa kelas 7 dari SMPK 7 Penabur melaksanakan perjalanan widyawisata ke Bandung. Perjalanan dari Jakarta ke Bandung cukup lama, kurang lebih empat jam dengan bus. Sesampai di Bandung, kami pergi mengamati Nu Art Sculptur Park. Nu Art Sculptur Park ini berlokasi di Bandung Utara di Jalan Setraduta KII/11. Nu Art Sculptur Park didirikan oleh Pak Nyoman Nuarte dan pertama kali dibuka pada tahun 2000. Di dalam Nu Art Sculptur Park, terdapat galeri, sculptur park, N Cafe, craft boutique, workshop, dan lain-lain. Galeri tersebut menyimpan berbagai macam bentuk patung dengan tema masing-masing. Selain itu, Nu Art Sculptur Park juga menyediakan sebuah taman agar para pengunjung dapat berkarya sesuai kreativitas mereka. Di taman tersebut, kami melukis bakiak dan membentuk tanah liat yang sudah disediakan. Sesudah kami di sana, kami pergi ke Museum Geologi.

Museum Geologi menyimpan berbagai macam batuan, fosil hewan, tumbuhan, dan tengkorak manusia, serta benda-benda peninggalan zaman pra-aksara dan aksara, sehingga ada banyak objek yang harus diamati. Kami juga pergi ke Kartika Sari untuk membeli oleh-oleh bagi keluarga kami yang ada di rumah. Hari menjelang malam, kami pergi ke Saung Angklung Mang Udjo, menyaksikan pertunjukan angklung dan membeli beberapa souvenir. Ada yang membeli gantungan kunci, gelang, kalung, bola dari rotan, dan lain-lain. Pada pukul 18.30 sampai dengan pukul 20.00, kami menyaksikan demonstrasi Wayang Golek. Sang Dalang mendemonstrasikan bagaimana Wayang Golek menari dan bertengkar. Lalu kami juga menyaksikan berbagai macam acara, seperti Helaran yaitu sebuah ritual yang dilakukan pada saat upacara tradisional khitanan maupun pada saat upacara panen padi. Kami juga menyaksikan Tari Topeng, Angklung Mini, Arumba, Angklung Massal Nusantara, dan Angklung Orkestra. Hadirin juga diajak untuk bermain angklung bersama dan menari bersama. Seluruh rangkaian acara pada hari itu sudah selesai dan kami menginap di Kampung Legok Hotel selama satu malam.

Keesokan harinya, pukul 06.30 sampai dengan pukul 07.00, kami melakukan renungan pagi. Setelah renungan pagi, kami bersiap-siap untuk meninggalkan Kampung Legok Hotel dan melanjutkan perjalanan kami ke Jendela Alam. Di Jendela Alam, kami mengamati pertumbuhan telur, morfologi kelinci, cara membuat Kompos Magic Box Takakura, dan yang terakhir bercocok tanam dengan metode hidroponik. Untuk mengakhiri seluruh rangkaian acara, kami makan siang di Rumah Makan Daun Pisang dan melanjutkan perjalanan untuk kembali ke Jakarta, kami tiba kembali di SMPK 7 Penabur hari Jumat 12 Januari 2018 pukul 18.00 WIB.

(BY : Oktavianus S.E. Wibowo-Guru Bahasa Indonesia)