Upacara dan Perayaan Sumpah Pemuda, 30 Oktober 2017

Senin, 30 Oktober 2017, SMPK 7 PENABUR mengadakan kegiatan Upacara dan Perayaan Sumpah Pemuda ke-89 tahun. Siswa dan Bapak/Ibu Guru, Karyawan mengenakan pakaian daerah.

Kegiatan diawali dengan :

  1. Upacara hari Sumpah Pemuda
  2. Renungan pagi
  3. Penyerahan piala bagi siswa yang berprestasi
  4. Lomba membaca Naskah Sumpah Pemuda
  5. Lomba tari tradisional
  6. Lomba Debat

Tema Debat

“Perbedaan SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan) Sebagai Alat Pemersatu bangsa”

  1. Lomba Fashion Show
  2. Lomba fashion Show

Setiap pasangan menjelaskan tentang pakaian yang dikenakan

  1. Menyanyi Lagu Pahlawan
  2. Lomba Menyanyi Lagu Pahlawan

Judul Lagu “Pantang Mundur”

  1. Lomba Basket memakai Sarung

 

Pembina upacara adalah Bapak Anwar Effendi.  Beliau menyampaikan amanat bahwa Sumpah Pemuda muncul karena  adanya kesadaran bahwa kepentingan mereka belum bisa terakomodasi dalam wadah pergerakan nasional Budi Utomo. Mereka terpecah-pecah menjadi berbagai pergerakan nasinal kepemudaan, misalnya Trikoro Darmo yang akhirnya berubah menjadi Yong Java. Kemudian muncul berbagai pergerakan nasional kepemudaan dari daerah yang lain, ada Yong Sumatra, Yong Selebes dan Yong-yong yang lain. Akhirnya para pemuda Indonesia menyadari pentingnya persatuan di kalangan pemuda untuk mencapai kemerdekaan. Sehinga muncullah Kongres Pemuda II pada tanggal 28 Oktober 1928 sebagai tonggak sejarah bangsa Indonesia khususnya para pemuda.

Sadarilah bahwa masa depan kalian sebagai siswa SMPK 7 PENABUR tergantung pada diri siswa sendiri. Tidak seperti masa penjajahan dulu yang harus berhadapan dengan penjajah untuk mencapai cita-cita. Yang diperbolehkan mengenyam pendidikan hanya dari kalangan para ningrat. Sekarang semua kalangan diberi kesempatan  untuk belajar. Seharusnya hal ini bisa menjadikan motivasi kita sebagai pemuda Indonesia untuk bertanggung jawab mengisi pembangunan dengan hal-hal yang positif. Apalagi di era globalosasi seperti ini, jangan mudah terpengaruh oleh lingkungan yang akhirnya akan menjerumuskan kalian sebagai siswa SMPK 7 PENABUR.

Jadi berperilakulah sesuai dengan norma-norma agama dan norma-norma berbangsa dan bernegara. Jangan mudah terpengaruh oleh hal-hal yang tidak baik.

Di sela-sela kegiatan lomba, siswa menggunakan hak suaranya untuk pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS periode 2017/2018. Siswa diharapkan dapat memilih Ketua dan Wakil Ketua OSIS yang rendah hati, jujur, setia dan dapat menguasai diri dalam menghadapi berbagai hal, sesuai dengan program OSIS yang sudah mereka sosialisasikan sewaktu kampanye. Siapapun yang memperoleh suara terbanyak, kita semua berharap dapat bekerja dengan baik untuk memajukan SMPK 7 PENABUR. Chayoooo SMPK 7 PENABUR 🙂              By : “PR1M4”

Siswa menggunakan Hak Suaranya untuk pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS