Ketika Kata : “HORAS” , Menjadi sapaan akrab bagi orang Batak

Ketika Kata : “HORAS” , Menjadi  sapaan akrab Bagi orang Batak

Joharmen Damanik,M.Pd*

  1. Suku Batak ?

Keberagaman yang terdapat di negeri Indonesia tercinta oleh banyak kalangan dianggap sebagai suatu berkat dan anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa, selain agama yang berbeda, bahasa yang berbeda, ras dan budaya yang berbeda, ada hal yang sangat dipahami dan di ketahui oleh semua rakyat Indonesia adalah Suku yang berbeda.

Tercatat dalam tahun 2016 ada sekitar 1.340 jenis suku di Indonesia , dengan angka tersebut memantapkan posisi Indonesia sebagai jumlah suku bangsa terbanyak di dunia.

Meskipun begitu jumlah suku di Indonesia sulit sekali untuk dirincikan. Hal ini dikarenakan wilayah geografis Indonesia yang begitu luas dan tersebar ke beberapa pulau. Faktor migrasi juga membuat sensus suku ini belum benar-benar akurat atau bisa dikatakan hanya mendekati. Hal lainnya karena suku-suku di Indonesia memiliki subsuku yang banyak. Kita ambil contoh Suku Dayak, dimana suku di Indonesia yang satu ini memiliki 7 rumpun suku dengan 405 subsuku kecilnya.

Satu dari ribuan suku di Indonesia itu adalah suku “batak” nama ini merupakan sebuah tema kolektif untuk mengidentifikasikan beberapa suku bangsa yang bermukim dan berasal dari Pantai Barat dan Pantai Timur di Provinsi Sumatera Utara. Suku bangsa yang dikategorikan sebagai Batak adalah:

  1. Batak Toba
  2. Batak Karo
  3. Batak Pakpak
  4. Batak Simalungun
  5. Batak Angkola
  6. Batak Mandailing

Hal ini merupakan fakta yang jarang dipahami oleh umum, sehingga sering menggeneralisasikan “batak” secara umum ( tidak jarang suara keras dan kasar sudah dikategorikan sebagai batak), padahal setiap sub suku batak itu mempunyai watak, karakter, pola pikir dan system kekerabatan yang berbeda.

2. Makna Kata “Horas”

Tidak jarang kita mendengan ungkapan kata (HORAS). Kata ini sudah sangat kental diketahui berasal dari Sumatera utara yaitu  kata orang Batak.
Sebenarnya arti kata HORAS ini sangatlah banyak. Jadi tergantung kata tersebut dipergunakan untuk tujuan apa.
Kata (HORAS) adalah suatu kata yang sesuai perilaku yang tidak dapat di rubah oleh suku Batak, dari zaman ke zaman bahwa arti (HORAS) itu adalah (HOLAN RAJA SUDE), Ya.. memang semua orang batak disebut dengan gelar  Raja.
Karena kemajun paradigm dan pola piker dan seiring dengan masuknya Agama ke daerah Suku Batak pada thn 1820, arti kata (HORAS) bertambah lagi : “Hubungan Oleh Roh kudus Akan Selamat” atau sama artinya seperti salam-salam orang kristen ketika bertemu maupun memulai acara/sambutan dengan kata : SHALOM
Jadi HORAS itu Sebenarya lebih mendorong kepada salam khas batak.
Beberapa situasi yang sering memakai ungkapan  kata horas ;

  • Anaknya Mau Pergi merantau sering diucapkan (…HORAS…)
  • Bertemu dengan Seseorang Diucapkan (…HORAS…)
  • Awal Dari sebuah pembicaraan, dan Ahir dari sebuah pembicaraan Sering dikatakan (…HORAS…)
  • Jika ada yang Bilang (…HORAS BAH…) maka kita harus Jawab Juga dengan kata (HORAS)

Mungkin banyak yang mengira kata horas ini adalah kata-kata yang biasa saja, padahal

Kata ( Horas ) ini sudah menyebar luas ditanah air bahkan di manca negara.

Bahkan sering Kita lihat di acara tv  jika sudah mendengar dengan namanya kota medan, pemain bahkan MC sering mengungkapkan kata “horas”.

 

3. Ungkapan Kata “Horas” dalam suku batak di Sumatera Utara

Mengungkapkan kata horas bagi suku batak merupakan suatu keharusan sebagai rasa hormat/menghargai  dan ungkapan syukur, menyapa dan berkomunikasi menjadi cair setelah menyampaikan ungkapan kata ini.

Namum apabila dicermati, setiap sub suku batak itu sendiri memiliki cara dan ungkapan kata yang berbeda setiap sub sukunya namun memiliki makna yang kurang lebih adalah sama ;

Suku Batak Toba : ”Horas Jala Gabe ma Dihita Saluhutna”
Suku Batak Pakpak: ”Njuah-juah Mo Banta Karina” 
Suku Batak Simalungun :”Horas Banta Haganupan,Salam Habonaran do Bona”
Suku Batak Karo : ”Majuah-juah Kita Krina”
Suku Batak Mandailing dan Angkola :”Horas tondi mandingin pir ma tondi

matogu,sayur matua bulung”

jadi arti dari semua Salam Khas  tentang kata “Horas”   tersebut adalah  ”kiranya kita semua dalam keadaan selamat…sejahtera”

4. Penutup

Lain lubuk lain ikannya, lain padang lain belalang….hal ini adalah ungkapkan bahwa perbedaan dan keragaman itu memang ada, tinggal bagaimana kita memahami dan menerimanya sebagai wujud dari pengakuan kita terhadap eksistensi dari setiap hal yang berbeda, tentunya makna hakikinya adalah saling menghargai dan menghormati…….salam Horasssss !

 

Guru PPKn di SMPK 7 Penabur Jakarta*

Putra Batak Simalungun

Sumber :

  1. Kita bangga Untuk Indonesia
  2. Wikipedia Indonesia
  3. Berbagai sumber