Karyawisata SMPK 7 Penabur Jakarta dan North Vista Secondary School Singapore

“Pulang Kampung, melihat hasil pertanian ( Etno Baotany ), singgah di Istana Presiden, jalan-jalan di Kebon, menyimak perjuangan Tentara Pembela Tanah Air (PETA )

Diselimuti siraman mentari pagi, pada hari Senin 9 Nopember 2016 perjalanan siswa-i SMPK 7 Penabur Jakarta dimulai menuju kota hujan Bogor dalam rangka Karyawisata tahun 2015.

Dalam suasana ceria dan gembira dengan kekuatan 188 siswa satu persatu siswa-i naik menuju Bus masing-masing sesuai dengan Bus yang telah ditetapkan oleh guru pembimbing, 15 orang guru mendampingi kegiatan kali ini, beberapa orang tua memperhatikan anak-anaknya yang akan berangkat, hal yang istimewa dari kegiatan kali ini karena secara bersama-sama dengan 18 orang siswa-siswi dan 2 guru  dari North Vista Secondary School Singapore.

Setelah berkoordinasi dengan awak Bus, disepakati sepanjang perjalanan akan beristirahat pada salah satu rest area saja sehingga bisa lebih terkontrol nantinya. Disepanjang jalan suasana menyenangkan tampak pada siswa-i, seperti energi yang belum tersalurkan mereka aktif bercanda dan ngobrol diseputar komunitas dan kehidupan mereka.

Kampung Cinangneng adalah sasaran pertama dari petualangan ini, Suatu kampung yang sudah di design sedemikian rupa untuk menjadi tempat “wisata edukasi” yang dalam pembicaraan dengan sang “owner”  Hester Basuki memperoleh ilham dan ide dari kehidupan keluarganya ketika berada di negara kincir angin ( Belanda ).

Belajar tentang berbagai kehidupan kampung dapat dialami disana, keadaan ekonomi, mata pencaharian, dan kekerabatan serta jiwa seni yang kental terpancar disana. Cinta tanah air, cinta budaya dan ingat akan asal muasal kehidupan bangsa,  itu adalah pesan yang didapat dari kampung Cinangneng tersebut tak terkecuali dengan siswa-i dari North Vista Secondary School Singapore.

Belajar menanam padi, belajar memandikan ternak kerbau, belajar untuk menyeberang sungai , belajar membuat kue, belajar menari, belajar bermusik ( angklung ) semua didapat dengan pelayanan yang baik dari seluruh karyawan kampung Cinangneng.

Keseriusan dan semangat seluruh siswa-i kelihatan dari antusiasnya mengikuti seluruh kegiatan tanpa mau melewatkan setiap kegiatan, walaupun ada beberapa siswa yang sepertinya risih untuk bermain lumpur, tetapi minimal telah melihat seperti apa kehidupan nyata dikampung, mengetahui asal muasal beras seperti apa dirawat mulai dari padi ditanam.

Seluruh kegiatan hari itu selesai pada sore hari, diantara gerimis hujan rombongan meninggalkan kampung Cinangneng dengan segala cerita dan kesan pada masing-masing diri siswa-i, menuju Hotel untuk menginap, beristirahat adalah tujuan berikutnya, sampai di Hotel Zest Bogor siswa-i dibagi kamarnya dan dipersilahkan bersih-bersih untuk kemudian makan malam di ruang makan hotel, setelah selesai makan malam diadakn doa bersama yang dipimpin oleh Pak Brampy Pieterz 9 Ketua Panitia dan breafing untuk kegiatan esok harinya oleh Ibu Dwi Umiatun ( Pendamping Wakasis SMPK 7 ), lalu seluruhnya istirahat malam.

Keesokan harinya selasa 10 Nopember 2015, kunjungan pertama adalah menuju Etno Botani melihat dan menyimak bagaimana perkembangan dari tumbuh-tumbuhan yang ada di Indonesia, penjelasan yang mantap dan meyakinkan dari karyawan Etno Botani membuat siswa-i begitu antusias ingin mengetahui  banyak hal dari sisi tanaman dan pertanian di Indonesia, dan dengan senangnya mengisi LKS yang telah diberikan sebelumnya.

Setelah dari Etno Botani rombongan menyeberang ke Istana Kepresidenan di Bogor, rombongan diterima pengawal dan dipandu menuju Galery Kepresidenan RI, kali ini ke Istana Presiden ternyata lagi dibatasi untuk kunjungan sehubungan dengan Presiden RI Jokowi sedang berkantor dan tinggal di Bogor, dsemikian penuturan para pengawal, tetapi kunjungan ke galery kepresidenan tidak mengurangi sukacita anak-anak, mengetahui sejarah bangsa mulai dari Presiden Indonesia pertama sampai kepada presiden ke enam ( Soekarno, Soeharto,Gusdur, BJ Habibie, Megawati dan SBY ) semua jejak dan kata-kata bijak mereka selama memimpin negara Indonesia terdokumentasi dengan baik disana, visi-misi mereka ke depan juga ditorehkan disana, sehingga anak-anak dapat dengan jelas dan terang benderang memahaminya, bahkan beberapa anak mencoba untuk membacakan sumpah presiden dari mimbar yang disediakan, memberikan sambutan sebagai presiden dari istana negara mimbarnya juga disediakan, tidak sedikit anak yang mencoba berdiri bak seorang presiden dimimbar yang tersedia dan diphoto teman-temannya. Setelah waktu yang ditetapkan telah berakhir, rombongan berpamitan kepada seluruh petugas di Istana Kepresidenan termasuk pasukan pengawal.

Perjalanan selanjutnya adalah menuju Kebon Raya Bogor, belajar tentang tanaman yang ada di Kebon Raya Bogor bahkan sejarahnya, semuanya diperoleh siswa dengan penyampaian para pembina di Kebon Raya Bogor dengan mantap, setelah berjalan sepanjang Kebon Raya tiba saatnya untuk makan siang bersama. Selesai makan bersama dilanjutkan perjalanan menuju Markas PETA di Bogor, ketika Kapten Soeroso mengambil alih pimpinan rombongan di Markas PETA seluruh siswa mengikuti arahan dengan tertib ala Militer tak terkecuali dengan Siswa-i dari Singapore , sejarah perjuangan bangsa lewat Pembela Tanah Air satu persati dijelaskan lewat penjelasan yang mantap dari petugas yang telah ditetapkan oleh Markas PETA.

Selesai acara, persiapan pulang ke Jakarta segera menjadi saat yang menyenangkan bagi siswa, kembali ceria dan semangat muncul seketika, semua menuju Bus dengan tertib diperjalanan makanan kembali dibagikan sukacita terpancar diwajah seluruh siswa-i  dan tiba di SMPK 7 Penabur Jakarta pada Pukul 17.15 Wib dengan selamat dan sehat tanpa kurang suatu apapun.

Karyawisata menanamkan pemahaman makna hidup, arti dari setiap budaya dan seni, sejarah dan perjuangan bangsa juga menanamkan rasa cinta tanah air.

IMG-20151109-WA0006

IMG-20151109-WA0007

IMG-20151109-WA0025

IMG-20151110-WA0018

IMG-20151110-WA0030

IMG-20151109-WA0026

IMG-20151110-WA0016

IMG-20151110-WA0031